Senada dengan Ernes, Yulianus Bunai juga memastikan bahwa aksi turun ke jalan ini tinggal menunggu waktu yang tepat. Pihaknya sengaja tidak langsung gegabah menetapkan tanggal agar manajemen massa dan poin-poin tuntutan bisa tersampaikan secara tajam dan damai.
“Aksi demo itu sudah pasti. Saat ini kami fokus pada pematangan strategi di lapangan agar aspirasi rakyat ini benar-benar didengar dan tidak sekadar menjadi angin lalu. Begitu konsolidasi rampung, kami akan langsung bergerak,” tegas Yulianus Bunai.
Ungkapnya ada beberapa poin penting yang melandasi rencana aksi besar ini diantaranya; Lonjakan harga BBM berpotensi menaikkan tarif angkutan umum (angkot) dan transportasi logistik secara tidak terkontrol. Kenaikan biaya transportasi dipastikan akan langsung mengerek harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional Jayapura. Hingga struktur ekonomi masyarakat Papua yang sensitif terhadap perubahan harga barang dinilai akan semakin terbebani. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…