Categories: METROPOLIS

Pemkot Buka Call Center Bantuan Bencana

Bantuan Diimbau Dikoordinasikan Supaya Tidak Ada Pendobelan

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura memberikan layanan call center 24 jam bagi korban bencana banjir dan longsor di Jayapura. Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota, Ir Rustan Saru usai rapat tanggap darurat di posko induk GOR Waringin pada Minggu (9/1) malam.

  Layanan tersebut dapat diakses mulai Senin (10/1) kemarin,  melalui nomor telepon 081-344-651-177. Call center tersebut terdiri dari 12 line hunting dengan biaya yang dibebankan kepada penelepon.

  Masyarakat yang terdampak dan membutuhkan bantuan bisa menghubungi nomor tersebut untuk memberitahu apa saja yang dibutuhkan kepada petugas call center. “Nomor tersebut mulai dapat diakses besok (Senin), fokus utama untuk korban bencana yang membutuhkan bantuan.” ungkap Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru di Posko induk Gor Waringin sekaligus sebagai media center.

  Pemerintah Kota Jayapura juga telah menyediakan 3 posko pembantu yang terletak di Youtefa, Entrop SMA 4, dan Organda, 2 posko pengungsi yang terletak di GOR Trikora Uncen Bawah dan Diklat Sosial Tanah Hitam serta 1 posko induk yang terletak di Gedung Olahraga (GOR) Waringin.

   Rustan menambahkan bagi warga, paguyuban, BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) yang akan memberikan bantuan berupa kasur, paket sembako, bama (bahan makanan), alat dapur harus disetorkan ke posko pusat yang berada di Waringin. Untuk nantinya didistribusikan bagi yang membutuhkan, agar tidak terjadi pendobelan.

  Silahkan melapor jika ingin memberikan bantuan, agar kami lakukan pendataan. Upaya ini untuk menjamin pemerataan bantuan yang diberikan kepada korban bencana.” jelasnya.

  Sedangkan bantuan berupa makanan siap saji dapat langsung didistribusikan ke lokasi bencana, dengan catatan melakukan konfirmasi ke posko pusat. “Bantuan makanan siap saji, langsung didistribusikan ke lokasi bencana, dengan catatan melakukan konfirmasi ke posko pusat.” imbuhnya

   Mengenai tujuan dari adanya laporan tercatat, ini untuk mencegah adanya bantuan ganda. Serta untuk  managemen distribusi bantuan. “Pencatatan bantuan ini, untuk mengetahui titik distribusi bantuan untuk pemerataan  bantuan kepada korban bencana.” Tandasnya (Rhy)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

7 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

8 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

9 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

10 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

11 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

12 hours ago