

Kapala BBPOM Jayapura Hermanto, S.Si, Apt, MPPM (foto;Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura, Hermanto, S.Si, Apt, MPPM mengungkapkan bahwa pihaknya melaukan program pengawasan terhadap Obat dan Makanan serta Kosmetik sepanjang tahun. Tidak hanya yang dijual di pasasaran, tapi juga yang dijual secara online yang marak belakangan ini.
“BBPOM memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan pengawasan terhadap Obat dan Makanan termasuk Narkotika dan Psikotropika yang digunakan untuk obatan,” kata Hermanto kepada Cenderawasih Pos, Senin(6/5)..
“Kami juga ada pengawasan terhadap produk kosmetik, produk jamu atau obat tradisional dan juga mengawasi pangan olahan,” tambahnya.
Menurut Hermanto, semua produk diawasi BBPOM sepanjang tahun mulai dari bulan Januari hingga Desember. “Memang tugas kami adalah pengawasan terhadap produk-produk sebelum diedarkan,”tegasnya.
Hermanto menjelaskan pihaknya terlebih dahulu melakukan pendataan dan mendampingi terhadap pelaku usaha hingga yang bersangkutan paham untuk dimasukan ke dalam sistem Online Single Submission (OSS) kemudian baru diterbitkan edarannya.
Setelah itu, kata Hermanto, akan dilakukan pengawasan setelah barang atau produk tersebut diedarkan. Adapun tempat pengawasan yang dilakukan oleh tim BBPOM seperti Gudang/Distributor, Sarana Ritel Pangan Modern (Grosir, Hypermarket, Supermarket, Minimarket) dan juga Sarana Ritel Pangan Tradisional (Toko, Kios).
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…