Categories: METROPOLIS

12 Siswa SMKN 2 Jayapura Belum Terima Bosda

JAYAPURA-Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tahun anggaran 2024 telah selesai. Akan tetapi di beberapa sekolah masih ada siswa yang belum mendapatkan dana bantuan tersebut.

  Sebagai contoh di SMKN 2 Jayapura kurang lebih sebanyak 12 anak yang belum menerima Bosda dari total yang terima sebanyak 256 siswa khusus orang asli papua. Hal itu disampaikan langsung Kepala Sekolah SMKN 2 Bisnis Manajemen Jayapura Elia Waromi kepada wartawan, Kamis (6/2). Elia mengatakan, penyaluran dana Bosda disekolah itu telah berjalan lancar namun kurang lebih sebanyak 12 anak yang belum terima.

   “Terkait penyaluran bantuan bosda di sini (SMKN 2 Jayapura) telah berjalan hanya saja sekitar 12 anak yang belum menerima bantuan Bosda tersebut dari total jumlah penerima Bosda di sekolahnya berjumlah 256 siswa khusus orang asli Papua,” ungkap Elia kepada wartawan, Kamis (6/2).

  Menurutnya ada beberapa persoalan yang perlu menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kota Jayapura terkait data yang diberikan, misalnya, siswa yang namanya tidak ada di Bank tetapi di dinas ada namanya, tentu jadi persoalan kesalahan dimana padahal sekolah telah usulkan semuanya.

  Karena itu, ia sampaikan bahwa permasalahan itu perlu jadi perhatian dinas kedepannya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ribuan Warga Intan Jaya Masih Mengungsi

Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…

19 hours ago

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

20 hours ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

21 hours ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

22 hours ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

2 days ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

2 days ago