

JAYAPURA- Pekerjaan perluasan ruas jalan Hamadi, RS Angkatan Laut – Entrop, Pertigaan Polsek Jayapura Selatan telah memasuki penyelesaian pekerjaan. Bahkan di daerah padat tersebut telah dibuatkan separator alias pemisah jalan, namun belakangan separator tersebut tak jadi dilanjutkan. Warga maupun pengguna jalan menduga pekerjaan separator itu terkesan tak serius, dan perencanaan yang tidak matang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua, Girius One Yoman, membeberkan bahwa untuk di Entrop, tepatnya di kawasan perhotelan dan perbelanjaan, rencana awalnya, setelah dilakukan perluasan atau pelebaran jalan, akan kami buat separator jalan. Tapi, ketika ditinjau kembali, kami khawatirkan separator jalan akan membuat jalan semakin sempit
Oleh sebab itu, sambung Yoman, pihaknya sepakat agar separator jalan tidak dibangun. Sebaliknya, tetap diberi garis rambu lalu lintas di tengah jalan untuk memisahkan lajur kendaraan.
“Untuk tahap penyelesaian, selokan dan tempat parkir bagi toko-toko di kawasan tersebut. Untuk parkiran, para pemilik toko juga harus menyediakan tempat parkir, sehingga masyarakat yang hendak berbelanja di toko mereka tidak memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan,” pungkasnya. (gr/wen)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…