

JAYAPURA- Pekerjaan perluasan ruas jalan Hamadi, RS Angkatan Laut – Entrop, Pertigaan Polsek Jayapura Selatan telah memasuki penyelesaian pekerjaan. Bahkan di daerah padat tersebut telah dibuatkan separator alias pemisah jalan, namun belakangan separator tersebut tak jadi dilanjutkan. Warga maupun pengguna jalan menduga pekerjaan separator itu terkesan tak serius, dan perencanaan yang tidak matang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua, Girius One Yoman, membeberkan bahwa untuk di Entrop, tepatnya di kawasan perhotelan dan perbelanjaan, rencana awalnya, setelah dilakukan perluasan atau pelebaran jalan, akan kami buat separator jalan. Tapi, ketika ditinjau kembali, kami khawatirkan separator jalan akan membuat jalan semakin sempit
Oleh sebab itu, sambung Yoman, pihaknya sepakat agar separator jalan tidak dibangun. Sebaliknya, tetap diberi garis rambu lalu lintas di tengah jalan untuk memisahkan lajur kendaraan.
“Untuk tahap penyelesaian, selokan dan tempat parkir bagi toko-toko di kawasan tersebut. Untuk parkiran, para pemilik toko juga harus menyediakan tempat parkir, sehingga masyarakat yang hendak berbelanja di toko mereka tidak memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan,” pungkasnya. (gr/wen)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…