“Tim ini nantinya akan selalu ada di depan IGD supaya jika, ada hal-hal yang bermasalah yang berkaitan dengan termasuk pelayanan obat. Perawat dan dokter hanya bertugas untuk melayani,” jelas direktur.
Kata direktur tujuan utama dibentuknya tim tersebut adalah untuk membantu para petugas di lini depan IGD untuk menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan, sehingga pasien itu tidak terkendala.
“Tim percepatan pelayanan akan bertugas bertanggung jawab menyelesaikan jika ada kendala obat, pasien tidak bertuan atau tidak memiliki identitas, pasien tidak punya asuransi atau BPJS dan lainnya langsung dilayani jika ada kendala membantu penyelesaian,” terangnya.
Selain itu, tim tersebut nantinya akan melayang jika terjadi stagnasi pasien di IGD segera di Person in Charge (PIC) yang bertugas untuk memfasilitasi agar pasien segera diambil tindakan untuk mendapatkan pelayanan yang prima. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…