

Wali kota mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan euforia Piala Dunia secara berlebihan. Tampak warga Imbi yang menyambut Piala Dunia dengan bukan dengan konvoi tapi lewat kreatifitas menghias pemukiman mereka dengan nuansa Piala Dunia. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk menyambut dan merayakan euforia perhelatan Piala Dunia dengan penuh suka cita, namun tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Menurut Abisai, antusiasme masyarakat terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut mulai terlihat di berbagai wilayah Kota Jayapura. Banyak warga yang memberikan dukungan kepada tim nasional favorit mereka melalui berbagai kegiatan, termasuk nonton bareng hingga konvoi kendaraan.
“Antusiasme masyarakat tentu menjadi hal yang positif. Dukungan kepada tim atau negara favorit dalam Piala Dunia merupakan sesuatu yang wajar dan menjadi bagian dari semangat olahraga yang menyatukan banyak orang,” ujar Abisai kepada Cenderawasih Pos, Minggu (7/6).
Meski demikian, ia mengingatkan para pendukung atau suporter agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Khususnya bagi kelompok yang berencana menggelar konvoi kendaraan, Abisai meminta agar kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berharap masyarakat yang melakukan konvoi dapat melaksanakannya dengan tertib, mematuhi aturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak keamanan. Jangan sampai euforia olahraga justru menimbulkan masalah atau mengganggu masyarakat lainnya,” tegasnya.
Abisai juga mengingatkan agar para suporter tidak membawa isu-isu di luar sepak bola yang berpotensi memicu perpecahan atau konflik di tengah masyarakat. Menurutnya, dukungan terhadap tim favorit harus tetap berada dalam koridor sportivitas dan persaudaraan.
“Fokuslah memberikan dukungan kepada tim atau negara yang disukai. Jangan membawa isu-isu lain yang dapat menimbulkan pertentangan. Sepak bola adalah olahraga yang mempersatukan, bukan memecah belah,” katanya.
Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk menghindari tindakan provokatif maupun bentrokan antarpendukung yang dapat mencoreng semangat sportivitas dalam olahraga. Dukungan kepada tim favorit harus dilakukan dengan cara yang positif dan tidak merugikan pihak lain.
“Jangan sampai terjadi saling ejek yang berlebihan, apalagi sampai berujung bentrok. Kita semua ingin menikmati pesta sepak bola dunia ini dengan aman, nyaman, dan penuh kegembiraan,” ujarnya.
Page: 1 2
Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya,…
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, baik pembangunan…
Usai terpilih, Ridwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musda dan pengurus sebelumnya yang telah membangun…
‘’Dari laporan yang kami terima, 5 ABK dari kapal itu berhasil diselamatkan masyarakat. Sedangkan 2…
Bupati Merauke Yospeh Bladib Gebze memastikan akses Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang saat ini…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan operasi ini difokuskan pada penindakan tindak pidana 3C,…