Selain itu, dalam rapat tersebut juga, IDI Wilayah Papua terus memperkuat komite hukum di dalam struktur organisasi untuk memberikan pendampingan maksimal bagi sejawat dokter yang menghadapi kendala hukum atau sengketa medik saat bertugas.
“Yang kita perjuangkan sekarang itu, anggota (IDI) mendapatkan prafilec terhadap apa yang dilakukan sesuai dengan pengabdiannya dan beban kerja yang didapat, untuk mendapatkan itensif sesuai dengan apa yg di kerjakan,” ungkapnya.
Atas dasar itu, IDI Wilayah Papua berkomitmen agar kepengurusan periode 2025–2028 ini dapat membawa perubahan signifikan, sehingga tidak ada lagi dokter di daerah yang merasa berjuang sendirian tanpa dukungan penuh dari organisasinya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…
Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…