

Pemimpin Divisi Sekper Bank Papua Matheus A. Mual didampingi Ketua Perisba Pusat Ny. Dina Iscak Wopari, Ny. Selvia Sebayang dan Ny. Titik Pujianto memantau kegiatan donor darah menyongsong HUT ke-21 Perisba, di halaman Bank Papua Jayapura, Kamis (4/9). (foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, dalam sambutan yang dibacakan oleh Pemimpin Divisi Sekper, Matheus A. Mual, memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan donor darah yang diselenggarakan Persatuan Istri-istri Pegawai Bank Papua (Perisba) dalam rangka menyongsong HUT ke-21 Perisba, Kamis (4/9) di halaman Kantor Pusat Bank Papua di Jayapura, Kamis (4/9).
Menurutnya, kegiatan donor darah ini bukan hanya menjadi momentum untuk bersyukur dan berbahagia, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
“Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti, bahkan bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat mulia dan patut diapresiasi,” ungkap Matheus membacakan sambutan Dirut Bank Papua.
Ia juga menyambut baik kerja sama Perisba dengan PMI Kota Jayapura, yang dilengkapi pula dengan MoU bersama PMI Provinsi Papua dengan Bank Papua Kantor Pusat atas sinergi ini, tentu ini menjadi bukti komitmen nyata dalam gerakan kemanusiaan.
Lebih lanjut, disampaikan penghargaan atas peran penting Perisba selama 21 tahun mendampingi keluarga besar Bank Papua. Menurutnya, dukungan dan doa dari keluarga, khususnya para ibu, sangat membantu kinerja pegawai dan pencapaian Bank Papua.
“Tanpa dukungan keluarga, pencapaian Bank Papua tentu tidak akan optimal. Karena itu, kami menyampaikan selamat ulang tahun ke-21 kepada Perisba. Semoga semakin solid, berkembang, dan terus menginspirasi,” ujarnya.
Page: 1 2
Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…
Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…
Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…