Categories: METROPOLIS

Para Lulusan Diminta Tetap  Jaga  Nama Baik Almamater

JAYAPURA-Sebanyak 202 Siswa/Siswi Kelas 12 resmi dilepas dari tanggungjawab dewan guru. Hhal itu menyusul dengan acara penamatan dan pengembalian siswa Kelas XII di Aula SMA YPPK Teruna Bakti (TB) Waena, Senin (6/4) kemarin. Dari jumlah yang ada terdiri dari Program IPA 97 orang, IPS 86 orang, dan Progam Bahasa 19 orang.

  Dari pantauan Cendrawasih Pos, meski acara penamatan kali ini digelar dengan konsep sederhana, dimana para siswa hanya mengenakan jas almamater, termasuk lokasi acaranya hanya dilakukan di Aula Sekolah, namun sukacita dan kebahagian tetap dirasakan.

   Kepala Sekolah SMA YPPK TB Cornelia Ragainaga, mengatakan penamatan ini bukanlah akhir dari perjuangan para siswa, namun ini adalah awal bagi mereka untuk melanjutkan perjuangannya ke jenjang perguruan tinggi. Untuk itu diharapkan penamatan ini disambut dengan suka cita, tanpa bereuforia secara berlebihan.

   “Kelulusan ini bukan akhir dari perjuangan, tapi merupakan tombak awal menuju  tahap yang lebuh tinggi, saya harap lulusan TB, persiapkan dirinya untuk ketahap selanjutnya,” ujar Cori, sapaan Kepsek SMA TB itu.

   Diapun mengatakan apa yang telah diperoleh selama di TB, diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk dapat berkompetisi pada jenjang perguruan tinggi (PT) baik yang ada di Kota Jayapura, maupun di Papua, dan tentunya PT yang ada di seluruh Indonesia pada umumnya.

  “Pada prinsipnya tidak yang tidak bisa, jika kita mau berjuang, dan kami optimis lulusan TB bisa bersaing dengan lulusan lain,” tandasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

59 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago