Pengembangan destinasi ini juga dibarengi dengan pelatihan pengelola wisata kepada masyarakat lokal, termasuk pelatihan dibidang kuliner. Dispar akan membekali masyarakat dengan keterampilan pengelolaan destinasi, pelayanan wisata, hingga pengolahan dan penyajian kuliner khas agar mampu bersaing dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.
Untuk memastikan pengembangan berjalan optimal, Dispar Kota Jayapura akan berkolaborasi dengan sejumlah OPD terkait, seperti dinas teknis pembangunan infrastruktur, keamanan, hingga pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan kawasan wisata yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Kata Richard, lokasi ini merupakan akan menjadi contoh untuk semua spot wisata yang ada di Kota Jayapura.”Yang pasti akan kita garap semua, tapi harus bertahap dan dimulai dari Pasir 1 dan 2,” ungkapnya.
Proses pengembangan Pasir 1 dan Pasir 2 Holtekamp sudah mulai dikerjakan sejak tahun ini. Pemerintah Kota Jayapura menargetkan kawasan wisata ini dapat dilaunching pada Juni 2026, sehingga dapat segera dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mengingat, Hari Raya Idul Fitri merupakan periode dengan peningkatan kebutuhan bahan pokok masyarakat. Lonjakan permintaan…
Anita menjelaskan, BPJS Kesehatan hanya menjalankan kebijakan sesuai instruksi pemerintah daerah. Namun beberapa waktu lalu…
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke Dewanto ditemui media ini mengungkapkan, pada bulan Ramadan 1447…
Dalam kegiatan tersebut, berbagai kegiatan dilakukan mulai dari pelayanan publik, hingga pelayanan kesehatan gratis, serta…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna dalam keterangan resminya pada Senin malam…
asil positif berhasil dicatatkan Persiker Keerom dalam laga perdana Kompetisi Cenderawasih Karsa Liga 4 zona…