

Menurutnya hal ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat untuk berwisata atau sekedar mengunjungi Jembatan Merah ataupun kafe-kafe dan rumah makan yang ada di sekitar kawasan tersebut.
JAYAPURA– Kepala Dinas Pariwisata Kota, Matias B. Mano menyayangkan aksi-aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum masyarakat di Kota Jayapura yang menjadikan tempat atau area tujuan wisata di Kota Jayapura dialihfungsikan menjadi lokasi berpesta miras.
Menurutnya hal ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat untuk berwisata atau sekedar mengunjungi Jembatan Merah ataupun kafe-kafe dan rumah makan yang ada di sekitar kawasan tersebut.
“Itu memang membuat orang merasa tidak nyaman, karena misalnya kalau kita keluar dari arah Cafe di pinggir itu kita harus mutar, supaya enak kalau kita mau ke arah kota tidak terganggu dengan kendaraan yang dari arah Holtekamp. Dari situ tempat sudah gelap dan itu dijadikan tempat orang nongkrong dan pesta miras di situ, itu sangat miris sekali,” kata Matias B. Mano, Sabtu (3/11).
Karena itu, dia berharap ada peran dari aparat keamanan, terutama aparat kepolisian untuk melakukan patroli di sekitar kawasan itu. Karena tidak mungkin hanya mengharapkan satuan polisi pamong praja. Ada puluhan oknum warga yang biasa datang ke tempat itu untuk melakukan pesta miras.
“Dan kadang mereka juga parkir tidak saja di luar, tetapi sudah di area jalan. Kan itu sangat mengganggu para pengunjung lain,” katanya.
Page: 1 2
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…
Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…
Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…