Kata Bartho, masyarakat adat merupakan pemilik ulayat wilayah pemerintahan Kota Jayapura, dalam konsep membangun daerah ini tentu ada perhatian khusus bagi masyarakat adat.
“Ketika pemerintah hadir secara nyata untuk masyarakat adat seperti Turkam bapa Walikota di Kampung Nafri ini, maka pihak adat juga siap mendukung penuh apa yang dirancang oleh pemerintah, karena masyarakat adat pemilik negeri Portnumbay ini,” ungkapnya.
Turkam ke 14 Kampung adat ini bagi Anggota Komisi D DPRK itu, merupakan suatu penghargaan pemerintah khususnya untuk masyarakat adat.
“Lewat kegiatan ini kita bisa menilai, pemerintah sangat menghargai adat, ini merupakan suatu hal yang baru di kota ini, dimana masyarakat adat jadi prioritas utama bagi pembangunan pemerintah,” tegasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…