Kata Bartho, masyarakat adat merupakan pemilik ulayat wilayah pemerintahan Kota Jayapura, dalam konsep membangun daerah ini tentu ada perhatian khusus bagi masyarakat adat.
“Ketika pemerintah hadir secara nyata untuk masyarakat adat seperti Turkam bapa Walikota di Kampung Nafri ini, maka pihak adat juga siap mendukung penuh apa yang dirancang oleh pemerintah, karena masyarakat adat pemilik negeri Portnumbay ini,” ungkapnya.
Turkam ke 14 Kampung adat ini bagi Anggota Komisi D DPRK itu, merupakan suatu penghargaan pemerintah khususnya untuk masyarakat adat.
“Lewat kegiatan ini kita bisa menilai, pemerintah sangat menghargai adat, ini merupakan suatu hal yang baru di kota ini, dimana masyarakat adat jadi prioritas utama bagi pembangunan pemerintah,” tegasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…