Kata Bartho, masyarakat adat merupakan pemilik ulayat wilayah pemerintahan Kota Jayapura, dalam konsep membangun daerah ini tentu ada perhatian khusus bagi masyarakat adat.
“Ketika pemerintah hadir secara nyata untuk masyarakat adat seperti Turkam bapa Walikota di Kampung Nafri ini, maka pihak adat juga siap mendukung penuh apa yang dirancang oleh pemerintah, karena masyarakat adat pemilik negeri Portnumbay ini,” ungkapnya.
Turkam ke 14 Kampung adat ini bagi Anggota Komisi D DPRK itu, merupakan suatu penghargaan pemerintah khususnya untuk masyarakat adat.
“Lewat kegiatan ini kita bisa menilai, pemerintah sangat menghargai adat, ini merupakan suatu hal yang baru di kota ini, dimana masyarakat adat jadi prioritas utama bagi pembangunan pemerintah,” tegasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…