Categories: METROPOLIS

Tangani Jalan Rusak, BPD Ajukan Bantuan ke Pusat

JAYAPURA – Rusaknya sejumlah infrastruktur jalan pasca banjir dan longsor pada Januari silam di Kota Jayapura menimbulkan keluhan di masyarakat. Salah satunya jalan retak dan ambles di pasar Central Youtefa Baru yang menjadi pusat perdagangan dan selalu aktif pada malam hari. Hal tersebut mengganggu akses lalu lintas dan membahayakan pengendara.

   Kadis PUPR Kota Jayapura, Nofdi Rampi mengatakan penanganan masih harus didiskusikan di oleh BPBD Kota Jayapura. Karena yang memiliki kewenangan utama adalah BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). “Kita koordinasikan dulu dengan BPBD, mereka punya dana atau tidak. Kalau ada kita langsung timbun itu sementara. Dan kalau tidak ada maka diprogramkan untuk tahun depan,” ujarnya.

   Sementara itu, hal serupa juga berlaku untuk jalan di samping kantor wali kota yang nampak ambles. “Itu nanti perlu kita diskusikan dulu dengan penjabat, apakah kita akan mengeluarkan pembiayaan darurat untuk penimbunan supaya bisa lewat kendaraan. Rencananya Rabu besok dikoordinasikan,” ujarnya.

   Kepala BPBD Kota Jayapura, Asep Akbar M Khalid mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengirimkan proposal untuk bantuan dana dari BNPB pusat. Namun belum juga direspon. “Kami berdoa semoga bisa secepatnya karena jalan samping walikota itu adalah prioritas utama kami. Sebelumnya kami sudah menghitung biaya perbaikan yang ternyata cukup besar. Dan dana pemerintah kota sepertinya terbatas,” ujarnya.

   Namun pihaknya, dulu juga  sudah berkoordinasi dengan Wakil Walikota sebelumnya, Dr Ir.  Rustan Saru untuk mencari jalan keluar permasalahan tersebut. “Kita akan fokus untuk tangani tanahnya dulu, kita buat pancang-pancang supaya tidak jadi longsor yang berkepanjangan,” ujarnya. (Rhy/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago