Categories: METROPOLIS

Enam Siswa SMKN 3 Jayapura Tidak Lulus

JAYAPURA – Suasana kebahagiaan dan kebanggaan memenuhi lingkungan SMK Negeri 3 Jayapura saat siswa-siswi tahun pelajaran 2024/2025 merayakan kelulusan mereka dengan prestasi membanggakan, yaitu lulus 98,44 persen.

Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, Senin (5/5) sore para siswa tidak hanya merayakan keberhasilan akademis mereka, tetapi juga mengekspresikan kreativitas mereka dalam sebuah “Aksi Kreatif Kelulusan” yang mengesankan.

Dalam acara tersebut tampak seluruh peserta dalam momen kebersamaan itu mengenakan baju batik khas Papua. Semua yang hadir dengan rasa bangga dan berpenampilan terbaik dengan busana batik.

  Acara berlangsung meriah dan suasana kekeluargaan. Raut bangga dan bahagja menghiasi seluruh penampilan siswa sudah yang menyelesaikan pendidikan di sekolah Teknologi dan Rekayasa itu.

Kepada Cenderawasih Pos, Kepala SMK Negeri 3 Jayapura Fransiscus Tunggul Amarta mengatakan bahwa sebanyak 381 siswanya yang lulus dari total keseluruhannya yang ikut ujian 387 siswa.

“Yang tidak lulus enam, jika dipersentasekan sebanyak 98,44 persen yang lulus,” kata Fransiscus kepada Cenderawasih Pos, Senin (5/5) sore di SMK Negeri 3 Jayapura.

Di balik merianya acara tersebut, suasana sedih yang dirasakan oleh enam orang siswa. Dimana keenamnya dinyatakan tidak lulus oleh pihak sekolah dengan banyak pertimbangan.

“Dari enam orang ini itu dia mengikuti ujian hanya hari pertama, kemudian pada saat ujian teori dia tidak ikut kendalanya seperti itu. Tetapi sekolah telah berupaya melalui guru BK, wali kelas menjemput kerumah tapi anaknya tidak mau,” terangnya.

  Dirinya pun turut mengapresiasi kepada seluruh siswa yang telah menyumbangkan seluruh kreativitas dalam memeriahkan acara tersebut. Kemudian antusias siswa dan orang tua sangat luar biasa. Hal itu terlihat tamu undangan yang hadir dalam acara tersebut melebihi kapasitas kursi yang disediakan pihak sekolah.

  “Antusias siswa dan orang tua luar biasa, karena jumlah kursi yang kita siapkan itu tidak cukup ternyata. Tadi panitia tambah 100 kursi lagi, kalau seperti itukan orang tua luar biasa berharapnya, saya juga mengapresiasi orang tua karena tidak seperti tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

14 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

15 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

16 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

17 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

18 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

22 hours ago