“Maka dari itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura agar sebelum membangun rumah itu harus dipikir juga resikonya, dan layak atau tidak, kalau tidak ya jangan dipaksakan!” tegasnya.
Salah satu contohnya, rumah warga yang kena longsor di daerah Kodam, setelah melihat lokasi kejadian Wali Kota menilai di titik tersebut memang tidak layak untuk dijadikan tempat pemukiman.
“Saat meninjau lokasi, saya sarankan kepada warga yang rumahnya longsor untuk tidak lagi tinggal di situ, karena sangat rawan, setelah melihat lokasinya,” ujarnya.
Kepada pihak terkait, Abisai Rollo juga meminta agar penerbitan IMB di Kota Jayapura ini betul-betul selektif, dalam artian lokasi yang mau dibangun betul-betul layak dan tidak menyebabkan masalah di kemudian hari, seperti tertimpa bencana banjir dan longsor. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…