“Maka dari itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura agar sebelum membangun rumah itu harus dipikir juga resikonya, dan layak atau tidak, kalau tidak ya jangan dipaksakan!” tegasnya.
Salah satu contohnya, rumah warga yang kena longsor di daerah Kodam, setelah melihat lokasi kejadian Wali Kota menilai di titik tersebut memang tidak layak untuk dijadikan tempat pemukiman.
“Saat meninjau lokasi, saya sarankan kepada warga yang rumahnya longsor untuk tidak lagi tinggal di situ, karena sangat rawan, setelah melihat lokasinya,” ujarnya.
Kepada pihak terkait, Abisai Rollo juga meminta agar penerbitan IMB di Kota Jayapura ini betul-betul selektif, dalam artian lokasi yang mau dibangun betul-betul layak dan tidak menyebabkan masalah di kemudian hari, seperti tertimpa bencana banjir dan longsor. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…