“Maka dari itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura agar sebelum membangun rumah itu harus dipikir juga resikonya, dan layak atau tidak, kalau tidak ya jangan dipaksakan!” tegasnya.
Salah satu contohnya, rumah warga yang kena longsor di daerah Kodam, setelah melihat lokasi kejadian Wali Kota menilai di titik tersebut memang tidak layak untuk dijadikan tempat pemukiman.
“Saat meninjau lokasi, saya sarankan kepada warga yang rumahnya longsor untuk tidak lagi tinggal di situ, karena sangat rawan, setelah melihat lokasinya,” ujarnya.
Kepada pihak terkait, Abisai Rollo juga meminta agar penerbitan IMB di Kota Jayapura ini betul-betul selektif, dalam artian lokasi yang mau dibangun betul-betul layak dan tidak menyebabkan masalah di kemudian hari, seperti tertimpa bencana banjir dan longsor. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…
Ps. Kanit 1 Subdit Audit Direktorat Pengamanan Objek Vital AKP Muhammad Ridwan, mengataakn bahwa…
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Selatan Apolo Safanpo mengimbau seluruh kader Partai Golkar…