

Walikota Jayapura, Abisai Rollo saat menyapa pasangan nikah massal Kristen usai kegiatan yang berlangsung saat ini di Aula Sian Soor walikota Jayapura, Rabu (05/4). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Nikah massal telah menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jayapura yang digelar setiap tahunnya. Kali ini ada 100 pasangan yang ikut meramaikan program tahunan pemerintah tersebut.
Adapun 100 pasangan yang ikut nikah massal secara gratis yang diselenggarakan Pemkot Jayapura saat ini adalah terdiri dari pasangan beragam muslim sebanyak 30 pasangan yang telah dilaksanakan 27 Februari 2025 lalu. Sedangkan untuk tahap kedua, pasangan non muslim sebanyak 70 pasangan, yang berlangsung saat ini di Aula Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Rabu (5/4).
“Pernikahan massal ini bertujuan untuk memberikan legalitas pernikahan agar tercatat dalam administrasi kependudukan yang saha, jadi sah secara agama sah juga secara negara, ” ujar Abisai Rollo usai kegiatan berlangsung.
Walikota juga menyampaikan bahwa program nikah massal ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan. “Jika dalam keluarga dokumen Kependudukan sudah lengkap, maka untuk mengurus hal-hal lain itu tidak susah,” tuturnya.
Selain itu juga, Abisai Rollo menyampaikan kepada semua pasangan yamg sudah menikah untuk menjaga hubungan kekeluargaan yang harmonis. “Setelah jadi pasangan suami istri, saya harapkan bisa menjaga keharmonisan selama hidup berumah tangga, jangan cerai-berai, biarkan hanya Tuhan yang bisa pisahkan hubungan itu,” jelasnya.
Walikota juga mengingatkan, pelaksanaan program ini sangat membantu pasangan yang sudah hidup bersama, namun ada kendala ekonomi keluarga. “Program inikan kita lakukan tanpa biaya apapun atau gratis, jadi sangat membantu warga kita yang kekurangan,” pungkasnya.(kim/tri)
Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia…
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…