Categories: METROPOLIS

Pemilihan Kepala Kampung Serentak 1 April

JAYAPURA-Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Dr Frans Pekey, MSi mengungkapkan bahwa pemilihan kepala kampung  serentak  di wilayah Kota Jayapura   akan dilaksanakan pada 1 April 2022 mendatang.

  Frans Pekey yang juga selaku ketua panitia pemilihan tingkat kota, mengungkapkan bahwa tahapan sudah dimulai  untuk pemungutan suara Pemilu Kepala Kampung serentak di  14 kampung wilayah Kota Jayapura.

   “Sejak pembentukan panitia pemilihan baik tingkat kota, kemudian juga di tingkat Kampung, yang ada di  14 Kampung,  persiapan panitia pemilihan kepala kampung menyiapkan persyaratan kemudian juga sampai kepada pendaftaran calon dan kemudian seleksi calon dan penetapan calon,  nah pada saat ini tahapannya sudah masuk pada penetapan calon dan pencabutan nomor urut,” ungkapnya,  Sabtu, (05/03).

  Menuruut Sekda, 14 Kampung tersebut yaitu Kampung Kayu Batu, Kayo Pulau, Tobati, Enggros, Nafri, Waena, Yoka, Koya Koso, Holtekamp, Koya Tengah, Skow Yambe, Skow Sae, Skow Mabo dan Kampung Mosso. Dari  penetapan calon tersebut setiap kampung memiliki jumlah calon yang bervariasi.

  “Setiap kampung ada yang 2, ada yang 3, ada yang 5 bahkan ada yang lebih. Sementara di peraturan daerah itu sudah ditentukan minimal 2 dan maksimal 5,  karena itu yang kurang dari 2 itu kita minta untuk harus tambah satu lagi. Sehingga proses demokrasi itu betul terjadi dan biarlah di masyarakat yang memilih 2 orang,” ujarnya.

  Hal ini disampaikan sebab kalau hanya ada satu orang calon, akan melawan kotak kosong dan tidak diperbolehkan. “Kan tidak boleh, karena di Perda tidak mengatur itu kotak kosong. Lalu yang lebih dari 5 itu juga diminta untuk ada tahapan berikutnya, misalnya dengan dukungan dari warga masyarakat itu 20, ditunjukkan dengan data-data kependudukan misalnya KTP minimal 20% Nah itu terpenuhi sehingga itu juga merupakan bagian tes seleksi untuk masyarakat atau calon yang memenuhi kriteria,” Ujarnya.

   Terkait persiapan perlengkapan Pemilu seperti kotak suara, kertas suara, bilik suara, dan lain sebagainya, Sekda  meminta agar panitia benar-benar menggunakan anggaran dengan baik.

  “Karena itu alokasi anggaran yang telah disediakan oleh pemerintah kota baik melalui APBD atau pun juga melalui APB Kampung masing-masing kampung digunakan dengan baik sesuai dengan kebutuhan sesuai peruntukannya. Sehingga kita harap supaya bisa berjalan sukses lancar,” ujarnya.

  Dirinya menyampaikan agar pemilihan tetap menjunjung tinggi asas langsung, bebas, dan demokratis. Sehingga kepala kampung yang akan memimpin kampung dapat membangun kampung. “Selain membangun kampung, membangun masyarakat dan juga membangun wajah kampung lebih maju dan lebih sejahtera selama 6 tahun ke depan,” Ujarnya.

  Ditambahkan bahwa khusus untuk Kampung Nafri, pemilu tidak dilakukan secara serentak. Sebab sudah mengajukan penundaan. “Dengan alasan pertimbangan bahwa pada tanggal 1 April itu adalah hari Pekabaran Injil di Kampung Nafri, sehingga masyarakat adat dan juga dengan tokoh agama di kampung Nafri mengajukan pelaksanaannya ditunda pada tanggal 5 April dan itu sudah kita setujui sehingga khusus untuk Kampung Nafri akan melaksanakan pemungutan suara nya pada tanggal 5 April. Sedangkan 13 kampung yang lainnya tetap dilaksanakan serentak pada tanggal 1 April 2022,” ujarnya.(Rhy/tri)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

5 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

7 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

8 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

9 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

10 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

11 hours ago