

Rapat pembahasan terkait ekspor kayu produk olahan di ruang rapat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Kamis (15/7). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua akan mengekspor kayu produk olahan jenis kayu merbau. Ekspor ini, rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat dengan tujuan Shanghai, Tiongkok. Pembahasannya pun mulai dilakukan saat pertemuan di ruang rapat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Kamis (15/7).
“Eskpor kali ini melalui Pelabuhan Jayapura langsung ke negara tujuan, tidak lagi melalui pelabuhan lain,” kata Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Hartati Sofia Iwanggin
Selain ekspor kayu merbau, Hartati juga mengaku akan mengekspor komoditi Papua lainnya ke negara yang membutuhkan. “Rencana kami juga akan mengekspor briket dan kelapa ke Cina,” ujarnya.
Kata Hartati, agar hal ini tercapai maka diperlukan koordinasi dan komunikasi serta kerja sama antarinstansi terkait.
“Dengan meningkatnya kegiatan ekspor dari Provinsi Papua diharapkan juga dapat memberikan dampak nyata kepada sektor perekonomian masyarakat Papua melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penyerapan tenaga kerja,” kata Hartati
Dikatakan bahwa sinergitas dengan berbagai instansi terkait juga diharapkan dapat menumbuhkan potensi-potensi komoditas ekspor lainnya yang dapat dilakukan melalui Pelabuhan Jayapura Papua.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…