

JAYAPURA – Masyarakat asli Kota Jayapura yang tingal disepanjang pantai holtekamp mengakui akibat pembuangan sampah sembarangan membuat mereka harus kewalahan menyapu dan membersihkan sampah di Pantai Holtekamp.
Usai menyapu sampah di sepanjang bibir pantai Hotekamp pemilik tempat Mama Agustina Taniyau mengatakan rencananya Dinas Pariwisata kota akan membantu pembangunan pondok dan ruang MCK. “Katanya pariwisata yang akan bangun Pondok Pondok, jadi kalau saya sapu itu kalau air naik kita sapu sampai dua kali dan saat sore mama bakar- bakar lagi,” katanya.
Ia mengatakan bahwa sampai saat ini sampah dari arah Kota Jayapura, Entrop, Hamadi berliburan di laut dan bibir pantai sehingga kelihatan kotor. “Sampah ini dari Hamadi dan Jayapura semua bertumpuk dan dia ikut arus sampai ke sini, dan hal Ini sudah tiga hari belum habis-habis juga,” sesalnya.
“Dan sampah paling banyak botol aqua, botol minyak goreng dan Pempers, Kami harapkan pemerintah perlu memperhatikan hal ini,” pungkasnya. (oel/wen)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…