

JAYAPURA – Masyarakat asli Kota Jayapura yang tingal disepanjang pantai holtekamp mengakui akibat pembuangan sampah sembarangan membuat mereka harus kewalahan menyapu dan membersihkan sampah di Pantai Holtekamp.
Usai menyapu sampah di sepanjang bibir pantai Hotekamp pemilik tempat Mama Agustina Taniyau mengatakan rencananya Dinas Pariwisata kota akan membantu pembangunan pondok dan ruang MCK. “Katanya pariwisata yang akan bangun Pondok Pondok, jadi kalau saya sapu itu kalau air naik kita sapu sampai dua kali dan saat sore mama bakar- bakar lagi,” katanya.
Ia mengatakan bahwa sampai saat ini sampah dari arah Kota Jayapura, Entrop, Hamadi berliburan di laut dan bibir pantai sehingga kelihatan kotor. “Sampah ini dari Hamadi dan Jayapura semua bertumpuk dan dia ikut arus sampai ke sini, dan hal Ini sudah tiga hari belum habis-habis juga,” sesalnya.
“Dan sampah paling banyak botol aqua, botol minyak goreng dan Pempers, Kami harapkan pemerintah perlu memperhatikan hal ini,” pungkasnya. (oel/wen)
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…