Pasar Otonom Youtefa sendiri merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kota Jayapura yang setiap hari dipadati pedagang maupun pembeli. Kondisi jalan yang rusak dan berlumpur, terutama saat hujan turun, dinilai mengganggu aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat di dalam kawasan pasar.
Asep mengakui bahwa keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi yang saat ini diterapkan pemerintah menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur. Namun demikian, pihaknya tetap berupaya agar penanganan jalan di Pasar Otonom Youtefa dapat masuk dalam skala prioritas.
“Setelah survei dilakukan, kami akan menghitung kebutuhan pekerjaan dan melihat kemungkinan untuk dimasukkan dalam APBD Perubahan tahun ini. Harapannya, beberapa titik yang kondisinya paling mendesak bisa segera ditangani,” jelasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura, Asep Khalid, mengatakan pendataan…
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 18 Jayapura,…
Peralihan tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan presiden nomor 155 tahun 2024 yang di tindak lanjuti…
Terlihat sekitar empat orang pekerja sedang sibuk melakukan penanganan teknis di atas jembatan. Kendati…
Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K.,…
Program tersebut mengajak anak-anak mengenali lingkungan yang mereka temui sehari-hari. Mereka diperkenalkan pada konsep dasar…