Pasar Otonom Youtefa sendiri merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Kota Jayapura yang setiap hari dipadati pedagang maupun pembeli. Kondisi jalan yang rusak dan berlumpur, terutama saat hujan turun, dinilai mengganggu aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat di dalam kawasan pasar.
Asep mengakui bahwa keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi yang saat ini diterapkan pemerintah menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur. Namun demikian, pihaknya tetap berupaya agar penanganan jalan di Pasar Otonom Youtefa dapat masuk dalam skala prioritas.
“Setelah survei dilakukan, kami akan menghitung kebutuhan pekerjaan dan melihat kemungkinan untuk dimasukkan dalam APBD Perubahan tahun ini. Harapannya, beberapa titik yang kondisinya paling mendesak bisa segera ditangani,” jelasnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom tak menampik soal pentingnya membangun karakter anak usia dini yang…
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan mendorong agar pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja…
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten…
Dalam Amanatnya Bupati Willem Wandik menegaskan, bahwa hari Lahir Pancasila tidak boleh kita pahami hanya…
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kerja sama, koordinasi, dan komitmen seluruh panitia agar setiap tahapan…