

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Menjaga kedamaian dan keutuhan Papua dinilai harus dimulai dari lingkungan paling kecil, yakni keluarga. Dari sana, nilai persatuan dan kebersamaan diharapkan tumbuh hingga lingkungan masyarakat dan pemerintahan.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen usai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Gubernur Papua, Kamis (1/10).
Aryoko mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali memperkuat nilai persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang kita ambil hikmahnya dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila adalah terus menjaga nilai-nilai persatuan dan kebersamaan, sehingga keutuhan bangsa ini tetap kita pelihara,” kata Aryoko kepada wartawan.
Khusus di Papua, Aryoko mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian, ketenteraman dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.
Ia menegaskan, upaya tersebut tidak harus dimulai dari hal besar. Lingkungan keluarga menjadi tempat pertama untuk menanamkan nilai persatuan, saling menghargai dan hidup berdampingan.
Page: 1 2
Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika. Narasi di…
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…