“Ternyata memang banyak, misalnya ketika festival itu dilakukan ada keterlibatan mama-mama Papua untuk berjualan pernak-pernik khas Papua noken dan lain sebagainya,” bebernya.
Karena itu potensi-potensi lain ini yang harus dilihat dan dikembangkan, meskipun di suatu wilayah itu sebagian besar orang bergerak di bidang jasa. Untuk itu, dia berharap kelurahan dan kampung lainnya yang ada di Kota Jayapura supaya berlomba-lomba untuk menciptakan ide gagasan dan inovasi yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan banyak orang di wilayah kerjanya masing-masing.
“Misalnya ada juga anak-anak menari yang tampil pada saat kegiatan itu. Ini kan sesuatu yang luar biasa daripada mereka tampil dengan cara lain, tetapi mereka pun diberikan ruang untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif,” imbuhnya. (roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…
Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…
ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…
Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…