Categories: METROPOLIS

Banyak Perumahan Baru di Koya, Butuh Pelayanan PDAM

PDAM Akui Terkendala Jaringan Pipa Distribusi

JAYAPURA-Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura mengakui, Dr H. Entis Sutisna, SE.,MM., mengakui seiring banyaknya pembangunan perumahan di Distrik Muara Tami, kini banyak permohonan dari warga khususnya di Koya Barat untuk menjadi pelanggan PDAM Jayapura.

   Bahkan, menurut Entis Sutisna, permohonan yang masuk hingga sampai 500 pelanggan. Hanya saja, di sana ada masalah jaringan pipa distribusi yang belum dibuat secara maksimal, karena terkendala biaya yang tinggi. Dan ini akan dipikirkan PDAM Jayapura, supaya nantinya di sana warga bisa mendapatkan pelayanan air bersih di PDAM Jayapura.

  “Saat ini pelanggan PDAM Jayapura di Distrik Muara Tami sudah ada 500 SR di sekitar Perumahan Grand Rollo dan jalan poros untuk sumber intake di kali Taifun kapasitas sekitar 45 lilter/detik dan  ini bisa dialirkan sampai 2000 SR. Tapi kendala yang kami hadapi masih belum ada jaringan yang dibangun, karena ada beberapa perumahan yang belum ada jaringan distribusi utama dan ini membutuhkan dana yang cukup tinggi. Kami mohon kesabaran dari warga di Koya Barat, kami akan menambah jaringan distribusi dan rencana kami juga akan meningkatkan kualitas air,’’ungkap Dirut PDAM Jayapura Entis Sutisna, Selasa (1/11) kemarin.

  Menurut Entis,  kualitas air tanah di daerah Koya memang  kurang bagus. Sebab,  masih banyak mengandung zat kapur, karena ini memang faktor alam. Untuk mengatasi hal ini PDAM Jayapura telah mengundang ketua RT untuk melakukan diskusi bagaimana dalam meningkatkan kualitas air di Koya, tetapi untuk kebutuhan lain seperti mandi, mencuci masih bisa menggunakan air PDAM Jayapura, pasalnya, di sana air tanah kualitasnya tidak bisa diandalkan.

   “Memang ada dua tahap yang kami lakukan, pertama kami akan melakukan pemasangan jaringan distribusi utama tahun 2023 untuk mengcover beberapa perumahan yang belum dilayani, kedua diusulkan tempat water treatment supplay (WTP), bagaimana bisa meningkatkan kualitas air desain sudah dibuat, tapi kendala di masalah dana tapi kami akan berupaya di tahun 2023 untuk bisa lebih maksimal lagi,” jelasnya. (dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

13 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

20 hours ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

21 hours ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

22 hours ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

23 hours ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

24 hours ago