

Ketua Karang Taruna Kampung Holtekamp, Steven Merauje saat menyampaikan aspirasi dalam kegiatan Turkam Wali Kota Jayapura di Holtekamp, Selasa (30/9). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Suara generasi muda kembali mengemuka dalam upaya membangun masa depan yang lebih baik di Kota Jayapura. Ketua Karang Taruna Kampung Holtekamp, Steven Merauje meminta perhatian serius dari Pemerintah Kota Jayapura, khususnya kepada Wali Kota Abisai Rollo, agar sebagian dana kampung dialokasikan secara khusus untuk sektor pendidikan.
Menurut Steven, hingga saat ini masih banyak pemuda di Holtekamp yang memiliki semangat melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi, namun terhalang oleh persoalan biaya.
Bahkan, beberapa di antaranya sudah terpaksa menghentikan kuliah karena tidak mampu membayar biaya perkuliahan.
“Kami berharap ada kebijakan jelas, minimal 20 persen dari dana kampung bisa disisihkan untuk sektor pendidikan. Jangan hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga pembangunan sumber daya manusia yang lebih penting untuk masa depan,” tegas Steven saat tatap muka dengan Wali Kota Jayapura dalam kegiatan Turkam di Holtekamp, Selasa (30/9).
Ia menilai, perhatian pemerintah terhadap pendidikan harus lebih serius. Sebab, menurut Steven, ada pemuda karang taruna yang kuliah sudah semester tiga atau empat, tetapi akhirnya berhenti kuliah karena tidak punya biaya.
“Ini sangat disayangkan, karena mereka adalah potensi yang bisa membawa nama baik kampung dan kota di masa depan,” tambahnya.
Page: 1 2
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…