

Salah seorang warga, Ana Maria T saat menyampaikan aspirasi dalam Turkam di Holtekamp, Selasa (30/9). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Kehadiran layanan pemerintah dalam program Turun Kampung (Turkam) yang digelar Pemerintah Kota Jayapura mendapat apresiasi dari warga Kampung Holtekamp.
Dalam kegiatan yang berlangsung Selasa (30/9), warga menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, yang menghadirkan sejumlah pelayanan publik langsung ke tengah masyarakat.
Salah seorang warga, Ana Maria T, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan terpadu yang dibawa langsung oleh pemerintah kota. Namun di balik apresiasi tersebut, ia juga menitipkan pesan khusus kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terkait pola pelayanan dokumen kependudukan yang kini berbasis online.
“Program Dukcapil ini sebenarnya sangat bagus, karena sudah berbasis internet dan mempermudah mereka yang punya fasilitas. Tetapi, tidak semua warga memiliki HP Android. Nah, ini yang harus jadi perhatian pemerintah,” ungkap Ana Maria di sela-sela kegiatan Turkam.
Menurutnya, kebijakan pelayanan digital melalui aplikasi memang sejalan dengan perkembangan zaman. Namun, di lapangan masih banyak masyarakat kecil yang kesulitan mengikuti pola tersebut.
Ada warga yang tidak memiliki ponsel pintar, ada pula yang terbatas dalam memahami penggunaan aplikasi berbasis internet.
“Kalau semua dipaksa lewat online, justru masyarakat kecil yang kesulitan. Mereka yang tidak punya HP Android atau tidak tahu cara mengakses internet, akhirnya malah tidak bisa mengurus dokumen kependudukan,” tambah Ana Maria.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…