

Kondisi pasar Mama-mama Papua yang saat ini terlihat sebagian besar lapak jualan tidak lagi ditempati karena sepinya pembeli, Senin (30/9). (foto:Mboik/Cepos)
Akses Pintu Belakang Ditutup, Pembeli Jadi Sepi
JAYAPURA-Perum Damri Jayapura telah menutup akses masuk ke Pasar mama mama Papua, tepatnya akses masuk di bagian belakang pasar, atau yang berbatasan antara lahan milik pasar mama mama Papua dengan lahan milik Perum Damri Jayapura.
Sejak ditutupnya akses pintu belakang itu, Mama-mama Papua yang berjualan di pasar itu mengeluh kesulitan untuk mendapatkan pembeli. Sehingga mereka memilih untuk meninggalkan pasar itu.
Sekretaris Koperasi Mama-mama Papua, Siska Ruatakurey, menyebut jumlah pedagang atau mama-mama papua di pasar itu sebenarnya lebih dari 300 orang. Namun yang masih menjalankan aktivitas penjualan saat ini tidak lebih dari 100 orang mama Papua.
“Jadi pintu belakang ini sangat bermanfaat bagi kami mama yang berjualan di sini, kami sudah sampaikan tetapi sudah ada janji-janji tapi sampai saat ini belum ada kepastian dari pihak Damri,” katanya.
Siska mengaku, akses pintu belakang itu ditutup setelah Jokowi pergi dari Jayapura setelah meresmikan penggunaan pasar itu. Namun setelah itu, sempat dibuka kembali saat ada kunjungan berikutnya ke pasar tersebut beberapa waktu lalu.
Page: 1 2
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…
Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…
Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…
Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…