

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo. (foto:Takim/Cepos)
Walikota: Ditambahkan Bahasa Skouw, Biar Lengkap!
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Abisai Rollo berencana untuk melakukan perubahan pada moto Kota Jayapura “Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan” yang dalam bahasa ibu disebut “Hen Tecahi Yo Onomi, T’mar Ni Hanased”.
Menurut Abisai Rollo, bahasa ibu yang terkandung dalam moto tersebut mencakupi semua kampung adat kecuali Kampung Skouw.
“Rasanya kurang lengkap jika Bahasa Skouw tidak masuk dalam moto Kota Jayapura ini,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Kampung Skouw Yambe, Rabu (28/5).
Kata Abisai, rencana perubahan pada moto yang dimaksud bukan untuk mengurangi namun justru untuk melengkapi representasi bahasa ibu semua kampung adat di Kota Jayapura ini.
“Jika bahasa Skouw sudah masuk dalam moto ini nanti, maka ini baru lengkap,” ungkapnya.
Rencana perubahan ini jiga kata Abisai merupakan usulan dari masyarakat adat tiga kampung Skouw. “Masyarakat bertanya kenapa tidak ada bahasa Skouw apakah bisa dimasukkan dalam moto kota yang ada, hal ini yang perlu saya dorong nanti biar lengkap,” ungkapnya.
Sementara untuk bahasa Skouw yang mau dimasukkan akan dibahas lagi oleh semua elemen tiga kampung ini. “Saya sudah sampaikan kepada mereka untuk duduk bersama, kalimat apa yang perlu ditambahkan dan itu harus kesepakatan bersama sebelum kita revisi perda dan motonya,” tuturnya.
Moto pemerintahan merupakan ungkapan singkat yang merepresentasikan semangat, tujuan, dan nilai-nilai yang dianut oleh pemerintah atau daerah tersebut yang biasanya diangkat dari bahasa ibu di daerah.
“Moto ini berfungsi untuk menginspirasi, membangkitkan semangat kerja, dan memberikan identitas yang jelas tentang asal pemerintahan dan ada makna budaya lokal juga di dalamnya,” tutur Abisai.
Moto juga dapat menyampaikan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh pemerintahan, seperti integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang prima. “Contohnya moto Kota jayapura yang artinya “Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan” makna persatuan dan kesatuan dalam membangun Kota Jayapura harus dengan campuran tangan Tuhan, makanya kota ini dijuluki Kota Beriman,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…