Categories: METROPOLIS

DKP Hajar Sebelum Pukul 10 Pagi

NAIK TRUK- Puteri Cilik Indonesia Lingkungan Tahun 2019, Jeslyn Quin Putri (paling kanan)  bersama anggota Rumah Bakau Jayapura menaiki truk sampah menuju titik pengumpulan sampah usai bersih-bersih di Jembatan Yotefa, Rabu (1/1). (Gamel Cepos)

Bahagia Karena Harus Naik Truk Sampah 

JAYAPURA – Dinas  Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura yang selama ini menjadi uung tombak kebersihan di Jayapura membuktikan kualitasnya bukan kaleng-kaleng menangani sampah di Kota Jayapura. Tiga unit armada baru dianggap sangat membantu untuk “menghabisi” sampah warga. Moment pergantian tahun juga diwanti-wanti akan menghadirkan jumlah yang lebih dari biasa. Namun dari semangat yang ada sebelum pukul 10.00 WIT ternyata  Kota Jayapura telah bersih.

 “Tadi pagi memang sampahnya banyak sekali tapi teman-teman sudah siap dan jam 9 pagi tugas bersih-bersih mulai selesai,” kata Marto, salah satu pegawai DKP yang berstatus sebagai koordinator wilayah saat ditemui di Pantai Hamadi, Rabu (1/1). Ia saat itu terlihat lebih santai mengingat pekerjaannya telah rampung, tinggal menyisir sampah-sampah kecil di pinggiran jalan sepanjang Pantai Hamadi hingga Jembatan Yotefa. Ia menyebut  dari pergantian tahun ini banyak sampah berserakan mulai dari botol hingga bekas petasan. 

 Hanya saja hal ini telah diantisipasi sehingga tak mengagetkan timnya. Sementara aksi bersih-bersih lainnya dilakukan anggota Rumah Bakau Jayapura dengan lokasi Jembatan Yotefa. Meski tak terlalu kotor namun tetap saja ada yang meninggalkan sampah di tengah  jembatan. “Harusnya dibawa pulang sampahnya, jangan ditinggalkan seperti ini karena ini bukan tempat nongkrong dan  kemudian membuang sampah begitu saja,” kata Megi Nando dari Rumah Bakau.

 Bersih – bersih di awal tahun ini juga melibatkan Jeslyn Quin Putri yang menjadi Puteri Cilik Indonesia Lingkungan 2019. Ia sampai harus menaiki truk sampah untuk memastikan semua selesai. “Seru saja akhirnya bisa naik truk sampah bersama yang lain. Selama ini hanya lihat di jalan tapi sekarang sudah bisa naik langsung di baknya,” imbuhnya. (ade/wen) 

newsportal

Recent Posts

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…

15 minutes ago

Polisi Selidiki Pembacokan Sekuriti oleh OTK

Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…

45 minutes ago

Mayoritas Pelaku 3C Masih di Bawah Umur

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…

1 hour ago

Fasilitas Terbatas Hambat Pelayanan Puskesmas Tapormai

elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…

2 hours ago

Kementan Dukung Pengembangan Lahan Pangan di Kota Jayapura

Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…

2 hours ago

Daya Tampung SMAN 1 Sentani Terbatas!

Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…

3 hours ago