

JAYAPURA- Untuk mencegah terjadinya kasus kriminalitas dan juga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Abepura, maka sebaiknya warga diminta tidak membawa senjata tajam (sajam) seperti misalnya badik-badik, parang, pisau, dan alat tajam lainnya.
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas melalui Kapolsek Abepura, AKP Clief Gerald Philipus Duwith mengimbau kepada warga masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Abepura untuk tidak membawa sajam saat beraktivitas di tengah-tengah masyarakat atau di rumah publik.
Untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polsek Abepur, kata Duwith merupakan tanggung jawab bersama dari semua komponen masyarakat. Selain itu, yang terpenting adalah bagaimana menciptakan solidaritas dan kerukunan antara suku, ras, agama yang ada di Kota Jayapura, khususnya di Distrik Abepura. “Mari kita sama-sama menjaga kamtibmas dan ikut menjaga kerukunan dan kebersamaan antara suku, ras, dan agama yang ada di wilayah Abepura,” ajaknya.
Duwith berharap, keamanan dan ketertiban masyarakat yang sudah terjaga selama ini tetap dijaga selalu, sehingga kebersamaan dan kerukunan antara suku yang ada di wilayah Abepura tetap terjaga selalu. (bet/wen)
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…