Categories: MIMIKA

Pemkab Mimika Tak Bisa Berbuat Banyak Soal Aktivitas Galian C

MIMIKA – Dilema serius kini tengah melanda Pemerintah Kabupaten Mimika mengenai aktivitas tambang ilegal atau galian C yang kian merajalela di dalam kota Timika.

Seperti diketahui bahwa pengambilan material bukan logam yang mencakup jenis bahan galian seperti tanah, pasir, kerikil, batu dan sejenisnya untuk pekerjaan konstruksi masih terus menjadi persoalan yang tak kunjung selesai di tanah Amungsa.

Kini, salah satu dari sekian banyak lokasi galian C di wilayah kota yang kian memperihatinkan adalah tempat pengambilan material yang berada di Jalan Cenderawasih, area Kali Selamat Datang, SP2, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah.

Selain merusak lingkungan, dampak dari aktivitas ini ternyata juga diakui sebagai salah satu pemicu utama tingginya angka malaria di Timika. Pernyataan ini secara mengejutkan disampaikan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob kepada wartawan saat ditemui di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu 28 Mei 2025.

“Ternyata salah satu yang menyebabkan malaria cukup tinggi itu karena galian C di dalam kota Timika. Genangan air banyak, menjadi (sarang ideal-red) bagi perkembangbiakan nyamuk malaria disana,” terang Johannes Rettob. Meski jelas-jelas merusak lingkungan dan disebut-sebut sebagai dalang di balik tingginya angka malaria, aktivitas ini seolah tidak dihentikan.

Pemkab Mimika bahkan terkesan tidak memiliki upaya untuk mengambil tindakan tegas dalam mengatasi persoalan tersebut. Johannes menyebutkan, Pemkab Mimika masih belum dapat mengambil langkah serius untuk melakukan penanganan terkait galian C karena dilema soal perizinan.

Dia bilang, Pemkab Mimika bisa saja melakukan penertiban, akan tetapi bertabrakan dengan kewenangan dari pemerintah provinsi yang mengeluarkan izin soal galian C.

Padahal, berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Kabupaten Mimika sendiri sudah mempunyai Instruksi Bupati Mimika Nomor 5 Tahun 2021 tentang larangan melakukan penggalian material mineral bukan logam dan batuan (Galian C) di dalam kota Timika.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

21 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

23 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

1 day ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

1 day ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

1 day ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

1 day ago