

Suasana di ruang pelayanan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Mimika. Foto: Selvi/cepos
MIMIKA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika terus berinovasi meningkatkan pelayanan publik salahsatunya melalui program Jemput Bola Adminduk (administrasi kependudukan).
Program ini telah berlangsung dalam 3 tahun terakhir untuk memberikan pelayanan Adminduk bagi warga masyarakat Kabupaten Mimika.
Kini, sebanyak 72 persen masyarakat Kabupaten Mimika di 18 distrik telah memiliki dokumen Adminduk, baik dari KTP, Kartu Keluarga, maupun dokumen-dokumen lainnya, dan terbanyak di Papua Tengah.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mimika, Amirullah mengatakan, masyarakat yang belum memiliki dokumen Adminduk baik KTP maupun yang lainnya akan didatangi untuk mendapat pelayanan Adminduk.
“Pokoknya tujuannya kita itu bagi warga yang belum memiliki KTP Elektronik itu kita akan cari terus di manapun mereka berada,” kata Amirullah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/9/2024).
Dikatakan, jika dibandingkan dengan distrik-distrik di luar kota Timika, pelayanan Adminduk di dalam kota justru belum maksimal.
Warga masyarakat di distrik terluar seperti di wilayah pesisir dan pegunungan Mimika justru punya tingkat kepemilikan dokumen Adminduk yang cukup tinggi bahkan mencapai lebih dari 90 persen.
Page: 1 2
Emma menjelaskan bahwa akar persoalan ini mencakup tiga poin utama, krisis obat-obatan psikotropika, keterlambatan pembayaran…
Berdasarkan informasi, aktivitas kembali normal di RSJ tersebut setelah pihak rumah sakit, mulai dari suster…
Menurut Tan, salah satu faktor utama yang terus dipersoalkan adalah pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera)…
Carles merasa yakin meskipun anaknya tergolong nakal di sekolah itu, namun besar harapan anaknya bisa…
Menurut Nerlince, sebagai lembaga representasi kultural masyarakat adat Papua, MRP memiliki komitmen kuat untuk melindungi…
Lihat saja SPPG baru berjalan setahun terakhir sementara saat ini ada ribuan guru honorer yang…