

Kepala Karantina Pertanian Timika, Ferdi melihat bibit yang siap disalurkan kepada masyarakat di dua kabupaten, Selasa, (29/8), kemarin. (Foto: Istimewa)
TIMIKA-Sebagai upaya mengantisipasi krisis pangan akibat cuaca ekstreme, Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan berupa bibit ubi jalar dan talas sebanyak 9.500 bibit yang akan dibagikan kepada petani di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Melalui pres release yang diterima, Kepala Karantina Pertanian Timika, Ferdi menjelaskan, Menteri Pertanian memberikan atensi khusus kepada warga Puncak dan Mimika dalam hal ketersediaan pangan menghadapi cuaca ekstrem di Papua Tengah.
Bantuan yang akan diberikan berupa bibit dan umbi tanaman keladi serta ubi jalar. Selain itu, ada juga bantuan lain berupa beras, pupuk dan pestisida. Ada sebanyak 9.500 bibit ubi jalar dan talas yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian.
“Bibit tanaman rencananya akan diberikan kepada petani di Kabupaten Mimika sementara bahan pangan hasil pertanian (ubi jalar, talas, beras,pupuk dan pestisida) akan diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Puncak,” ujar Ferdi.
Bibit ini kata Ferdi akan ditanam langsung oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo saat kunjungan ke Timika yang dijadwalkan pada awal September mendatang sekaligus menyerahkan bantuan bibit tanaman pangan dan bahan pangan hasil pertanian kepada warga Mimika dan Kabupaten Puncak.
Persiapan penanaman ratusan bibit ubi jalar dan keladi yang diselenggarakan oleh Ditjen Tanaman Pangan-Kementan RI dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika di Kantor Balai Benih Umum (BBU) PTP Kabupaten Mimika.(ryu/tho)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…