

Sapi kurban terlihat sedang memakan rumput yang diletakkan di dalam kandang milik Ahmad Aswan. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Menjelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriah, Peternak mendatangkan sapi dan kambing dari beberapa daerah di Provinsi Maluku untuk memenuhi kebutuhan berkurban di Mimika.
Seperti halnya yang dilakukan seorang Peternak di wilayah Kilometer 7, Ahmad Sawin dengan mendatangkan kurang lebih 145 ekor sapi dan 94 ekor kambing. “Sapi didatangkan dari Maluku sekitar 145 ekor, namun ada yang mati sekitar 17 ekor, jadi di kandang tinggal 128 ekor,” katanya, saat ditemui, Selasa (27/5) kemarin.
Harga sapi yang dijual Ahmad mulai dari Rp 40 juta per ekor untuk satu ekor sapi dengan berat 400 sampai 500 kilogram. Sedangkan, harga paling rendahnya untuk satu ekor sapi dengan berat 250 kilogram dijual dengan harga Rp28 juta.
Ahmad menyebut, saat ini sudah ada sekitar 80 ekor sapi yang laku terjual pasca didatangkan melalui jalur laut dari Maluku. “Saat ini sudah sekitar 80 ekor sapi yang sudah terjual. Itu yang ada nomor di telinganya itu, tinggal menunggu kapan mau diambil saja oleh pemiliknya,” ucapnya.
Meski berniat untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di Mimika, namun Ahmad memperkirakan bahwa dalam Idul Adha tahun ini kebutuhan pasar sedikit menurun. Oleh karena itu, pembelian sapi kurban kemungkinan akan berkurang.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…