Norman mengaku, beberapa tahun lalu peredaran minuman keras lokal di wilayahnya sempat teratasi dengan adanya Pos Polisi yang saat itu aktif. Namun, setelah pos polisi tersebut sudah tidak lagi aktif, peredaran minuman keras lokal kembali marak di Kampung Nawaripi. “Jadi minuman lokal ini banyak sekali beredar di Kampung Nawaripi ini,” ungkapnya.
Norman mengungkapkan, beberapa kali telah dilaksanakan razia yang melibatkan Babinkamtibmas dan Babinsa wilayah setempat. Tetapi, ketika tim tiba di lokasi, penjual lebih dulu menghilang. Diduga, ada yang bermain kucing-kucingan dengan membocorkan terlebih dahulu informasi razia.
Oleh karena itu, kata Norman dalam waktu dekat dirinya akan segera menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut dengan Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika.
“Nanti kita datangi itu penjual-penjual satu-satu. Kita berikan teguran kalau mereka tidak patuh kita harus tindak tegas dan lanjutkan ke pengadilan supaya ada efek jera,” lanjutnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…