

RS Waa Banti yang berada di Kampung Banti, Distrik Tembagapura. (Foto: Istimewa)
TIMIKA – Aksi teror dari kelompok kriminal bersenjata beberapa waktu lalu di wilayah Kampung Banti dan Kampung Optiwak, Distrik Tembagapura menyebebakan kerugian material. Tidak hanya rumah milik masyarakat, fasilitas umum seperti sekolah hingga rumah sakit jadi sasaran.
Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika berupaya melakukan pemulihan kembali. Salah satu fasilitas yang kini telah diselesaikan adalah RS Banti. Rumah sakit tipe D ini dibangun Tahun Anggaran 2022 lalu atas perjuangan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH yang melobi Kementerian Kesehatan. Hingga akhirnya disetujui dan Pemkab Mimika mendapat alokasi anggaran.
Kini, RS yang dibangun dua lantai itu telah rampung dibangun dan siap dioperasikan. Alat kesehatan dan peralatan lainnya dimobilisasi secara bertahap. Tenaga yang akan ditempatkan juga mulai dipersiapkan. Dinas Kesehatan Mimika dibantu oleh RSUD Mimika dan RS Tembagapura. “Jadi kami coba operasikan step by step,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra.
RS Waa Banti sekarang sudah menjadi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika. Semua tenaga dan peralatan juga disiapkan oleh pemerintah. Tapi karena RS yang berada dekat dan hanya bisa diakses melalui jalur perusahaan maka untuk operasional akan kolaborasi dengan PT Freeport Indonesia dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).
Layaknya sebuah rumah sakit, RS Waa Banti akan melayani layanan gawat darurat. Kemudian lima poli yaitu poli rawat jalan, poli ibu, poli anak, poli penyakit menular dan poli gigi. Ditambah layanan esensial lain seperti farmasi laboratorium, ruang operasi dan ruang untuk direktorat.(ryu/wen)
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…