Jania menerangkan, di tahun 2024 lalu telah dilakukan lelang untuk penerbangan perintis ke beberapa distrik terjauh di Mimika dengan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang ditangani oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin Timika.
Namun, tiga kali dilakukan pelelangan tidak ada operator penerbangan yang meminangnya karena faktor keamanan. Alhasil, anggaran APBN yang dialokasikan untuk penerbangan perintis itu pun dikurangi, UPBU kemudian melimpahkan sebagian untuk ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Mimika, dalam hal ini Dinas Perhubungan.
Jania menyebutkan, terkait koordinasi terpadu dengan pihak keamanan nanti akan dikoordinir oleh Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Yonathan Demme Tangdilitin dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda), Petrus Yumte. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…