

Pj Sekda Kabupaten Mimika,Petrus Yumte.(Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Data Pusat Pemantauan Pencegahan atau Monitoring Center for Prevention (MCP) di Mimika kini baru berada pada angka 17,5 persen. Seperti diketahui, MCP merupakan program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendorong insentif pencegahan korupsi di pemerintah daerah.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Petrus Yumte mengatakan, tantangan pemberantasan korupsi saat ini adalah penanganan korupsi skala kecil. Petrus Yumte menyebutkan, rendahnya MCP Mimika karena Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kurang memperhatikan terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Padahal menurutnya, pengelolaan APBD bukan hanya melulu mengurus uang namun ada variabel lain yang harus diperhatikan seperti, pengendalian internal, dan banyak hal lain yang melekat pada APBD.
“Variabel-variabel yang melekat ini harus benar-benar diperhatikan. Saya berharap setiap OPD harus bekerja sesuai apa yang telah ditentukan oleh peraturan-undangan yang berlaku, sehingga bisa mencapai hasil yang maksimal,” kata Petrus, saat ditemui wartawan di Hotel Cartenz Timika, Selasa (23/7/2024).
Sementara itu, Plt Inspektur Inspektorat Mimika, Primus Lesomar mengaku telah mengadakan pertemuan pada hari Jumat lalu dengan semua pengampu OPD terkait MPC.
“Kemarin saat pertemuan kita meng-upload dokumen-dokumen yang kurang dan yang diperlukan. Kedepan teman-teman dari inspektorat akan melakukan pendampingan di OPD masing-masing,” bebernya.
Primus mengungkapkan, pada 1 Agustus mendatang, KPK akan datang ke Mimika untuk melakukan asistensi. (wmm/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pneumonia atau yang kerap dikenal masyarakat awam sebagai paru-paru basah masih menjadi "pembunuh" nomor satu…
Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berinisial EM alias L ditangkap…
Pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas aksi…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) menyiapkan skema kerja sama dengan pihak…
–Anggota personel Polsek Ilu, Polres Puncak Jaya, Bripda Jhon Galu Situmorang, mengalami luka tembak setelah…
ksi penyerangan terhadap patroli besar dari Polres Jayawijaya sekaligus melakukan perusakan dan pembakaran terhadap beberapa…