Categories: MIMIKA

Bupati: DPA Mimika Tunggu Registrasi Kemendagri

MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan alasan di balik Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, hingga saat ini belum diserahkan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kata Johannes, keterlambatan ini disebabkan oleh proses administrasi berupa penomoran registrasi yang masih bergulir di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

​Ia menjelaskan bahwa Pemkab Mimika telah proaktif bersurat ke pusat, namun proses registrasi ini berlaku secara nasional sehingga membutuhkan waktu antrean.

​“DPA sebenarnya sudah siap diserahkan, tetapi kami masih menunggu nomor registrasi dari Kemendagri. Kami sudah mengirimkan surat sejak lama,” ujar Johannes saat ditemui wartawan, Minggu 22 Februari 2026 di Kantor PCNU Mimika.

“Karena ini berlaku untuk seluruh Indonesia, maka harus diregistrasi secara kolektif sebelum bisa kami bagikan,” sambungnya.

​Dikatakan Johannes, Pemkab Mimika telah melewati seluruh tahapan prosedur, mulai dari revisi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah, evaluasi internal, hingga perbaikan sesuai hasil evaluasi sebelum akhirnya dikirim ke pusat.

​Menurut Johannes, transisi sistem menjadi faktor utama keterlambatan tahun ini. ​“SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) tahun ini mengalami sedikit perubahan teknis secara nasional. Jadi, kendala ini dialami oleh semua daerah, bukan hanya Mimika. Kami optimis minggu depan DPA sudah bisa dibagikan,” tuturnya.

Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat, Bupati menegaskan bahwa penyerahan DPA tidak memiliki kaitan dengan rencana perombakan kabinet atau pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Mimika.

​“Sekali lagi saya tegaskan, DPA tidak terpengaruh oleh pelantikan pejabat. Program kerja harus tetap berjalan siapapun pejabatnya. Ini adalah prinsip tata kelola pemerintahan. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir karena keduanya tidak saling menyandera,” tegas Bupati.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

9 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

11 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

12 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

13 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

14 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

15 hours ago