

Bupati dan Wakil Buopati Mimika yang baru, yakni Johannes Rettob dan Emanuel Kemong. (foto:wahyu/cepos)
MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob dikritik sebagian kalangan masyarakat Kabupaten Mimika, Papua Tengah lantaran visi dan misi memulai pembangunan dari kampung ke kota sampai saat ini masih sebatas wacana dan belum juga terlaksana.
Pasalnya, di era kepeimpinan Bupati dan Wakil Buopati Mimika yang baru, yakni Johannes Rettob dan Emanuel kemong mendorong visi dan misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memulai pembangunan dari kampung ke kota.
Niat baik dua sosok pemimpin tersebut justru mencuri perhatian publik beberapa pekan terakhir dan menjadi bulan-bulanan masyarakat lantaran dianggap seluruh proses pembangunan selama keduanya dilantik hingga melewati masa seratus hari kerja masih terfokus di area kota.
Menanggapi hal tersebut, Bupati John juga mengakui bahwa selama masa seratus hari kerja, banya kritikan yang bermunculan dan menyatakan bahwa kedua pemimpin itu belum menunjukkan aksi nyata.
Page: 1 2
Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…
Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…