

Sejumlah anak sekolah dasar di Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah hendak diantar ke sekolah oleh polisi. (Foto: Istimewa).
Pendidikan di Kapiraya Mulai Aktif
MIMIKA – Aktivitas pendidikan di wilayah Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, mulai kembali ke titik normal. Sebagai upaya menjamin keberlangsungan belajar mengajar, aparat kepolisian kini mengambil peran aktif dalam memfasilitasi transportasi harian para siswa guna memberikan rasa aman bagi warga setempat. Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhammad Yani menjelaskan bahwa Senin 20 April 2026, Kanit Samapta Polsek Mimika Barat / Personil pengamanan Kapiraya Aiptu Syariful Alamsyah, memimpin langsung penjemputan siswa SDN Inpres Uta 2 Kapiraya.
Dengan menggunakan kendaraan roda tiga, petugas menjangkau pemukiman warga untuk memastikan anak-anak tiba di sekolah tepat waktu dan dalam kondisi aman.
Selaku Kapolsek, Yani pun telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak sekolah untuk meyakinkan bahwa situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kapiraya telah terkendali aman.
“Pelayanan publik pendidikan sudah aktif dan kami menjamin situasi kondusif,” kata Kapolsek melalui sambungan telepon, Selasa (21/4).
Ipda Muhammad Yani menambahkan bahwa tanggung jawab pengawalan akses pulang-pergi siswa sepenuhnya berada di bawah kendali personel gabungan pengamanan di Kapiraya.
Langkah ini merupakan respons atas permintaan pihak sekolah dan orang tua yang menginginkan proteksi ekstra bagi anak-anak mereka. Untuk menjaga stabilitas di wilayah perbatasan tersebut, Polri menyiagakan kekuatan penuh yang terbagi dalam dua titik krusial. Di wilayah Kapiraya dan kampung Wakia, sebanyak 45 Personel pengamanan gabungan yang terdiri dari Polres Mimika, Polsek Mimika Barat serta Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah.
“Yang antar jemput Anggota saya seperti diatas itu dan juga sebagai personil pengamanan Kapiraya,” tegas Kapolsek. Selain sektor pendidikan, layanan kesehatan di Puskesmas setempat juga dilaporkan telah beroperasi kembali secara normal. Selain pengawalan fisik, aparat keamanan juga mengedepankan Patroli Dialogis dan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Bantuan transportasi sekolah dengan kendaraan roda tiga ini menjadi simbol kehadiran negara dalam mendukung aktivitas sosial warga di tengah masa pemulihan wilayah. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…
TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…
Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…
Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…
Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…
Untuk memastikan hewan yang akan disembeli pada hari Raya Kurban 1446 Hijriah dalam keadaan sehat…