

Kondisi kedua jenazah pekerja Freeport masih utuh, ditemukan di satu tempat tertimpa material longsoran. (ANTARA)
MIMIKA – Tim penyelamat bekerja tanpa henti untuk membuka akses menuju lokasi keberadaan tujuh karyawan yang terjebak di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) akibat insiden wet muck.
Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati mengatakan, berbagai upaya dikerahkan termasuk upaya menggunakan alat berat jarak jauh (remote loader), bor, dan drone.
Katri mengatakan bahwa upaya ini, tim penyelamat terus menerus menghadapi tantangan besar dan risiko keselamatan tinggi. Lanjut dijelaskan, tantangan terbesar adalah volume material basah yang masih aktif dalam jumlah yang besar, jauh lebih besar dari yang pernah terjadi.
“Hal ini membuat proses penyelamatan menjadi sangat kompleks, penuh risiko dan memerlukan waktu tambahan untuk membersihkan material dalam jumlah besar tersebut,” kata Katri dalam keterangan resminya, Jumat (19/9).
Lebih lanjut dikatakan bahwa upaya penyelamatan ini penuh tantangan, dan tidak mudah. Namun demikian, tim penyelamat tidak akan menyerah dan akan terus mengerahkan segala daya upaya. “Mohon doa untuk kelancaran operasi penyelamatan serta keselamatan tim yang bertugas di lapangan,” tutupnya.
Page: 1 2
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…