

Dubes Nico Barito, Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN mengunjungi hutan Sagu di Kampung Yoboi, Kamis (17/4) lalu. (foto:Yohana/Cepos)
MIMIKA – Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN Nico Barito berkesempatan mengunjungi Ekowisata Mangrove yang berada di Kampung Poumako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (20/4).
Dalam kunjungan ini, Nico Barito didampingi Bupati Mimika Johannes Rettob beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Usai melakukan kunjungan, kepada awak media Nico mengaku takjub dengan wisata alam yang dimiliki Kabupaten Mimika itu. Nico mengatakan, Republik Seychelles maju karena pengembangan wisata alam. Akan tetapi, khusus untuk wilayah konservasi, baru-baru ini negara di Afrika Bagian Timur itu mencanangkan sebuah program yang dinamakan Natural Capital.
Program ini telah dikembangkan di beberapa negara termasuk di Indonesia. Menurutnya, alam menuimpan sebidang harapan untuk kehidupan berkelanjutan untuk semua makhluk hidup. Lalu tentang Mangrove, kata Nico memiliki potensi untuk mengatasi masalah iklim karena memiliki akar yang mampu menyerap karbon yang sangat besar.
Kata Nico bahwa program Natural Capital mencari investasi dari orang-orang yang peduli dan punya komitmen untuk melestarikan alam. Nico mengaku, setelah melihat kondisi Ekowisata Mangrove, Kabupaten Mimika memiliki potensi wisata mangrove yang sangat besar. Oleh karena itu, masyarakat harus memahami dan mengerti tentang hal tersebut untuk menjaga lingkungan.
Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob menyebut, dengan adanya kunjungan serta bertukar pengalaman ini menjadi modal besar untuk mencanangkan apa yang akan dilakukan ke depan.
Selain itu, juga menjadi peluang untuk menarik investor masuk ke Mimika guna mendongkrak pariwisata di Kabupaten Mimika.
“Beliau sudah banyak bercerita kepada kami terkait apa saja yang dilakukan sehingga negara itu (Republik Seychelles) yang tadinya tidak ada apa-apa bisa maju hanya dalam waktu yang sangat singkat,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…