

Kepala Bappeda Mimika, Ir Yohana Paliling, MSi (Foto: Selvi)
TIMIKA – Hingga minggu ketiga Desember Tahun 2023, realisasi program Pemerintah Kabupaten Mimika sudah mencapai 83 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Bappeda Mimika, Ir Yohana Paliling, MSi yang ditemui Selasa (19/12/2023) di kantornya.
Yohana mengungkapkan, pekan lalu sudah dilakukan monitoring dan juga secara berkala dipantau melalui aplikasi Simonev. Dari data yang di-update melalui Simonev, secara global realisasi fisik pembangunan sudah mencapai 83 persen. Ini belum termasuk program dalam APBD Perubahan yang maish sementara berjalan dan kontraknya sampai pekan keempat Desember.
Ia menyatakan, salah satu hal yang dikhawatirkan adalah kegiatan yang menggunakan dana Otsus tidak bisa tuntas. Ini disebabkan lambatnya proses pengadaan barang dan jasa serta kendala di lapangan.
“Ya kita berharap pimpinan OPD terkait bisa membereskan halangan ini, jangan sampai SILPA dana Otsus,” tandasnya.
Langkah-langkah menghadapi akhir tahun lanjut Yohana, sudah disampaikan ke semua pimpinan OPD sehingga setiap OPD harus mengikuti hal tersebut.
Bappeda akan kembali mengekspose Simonev pada 27 Desember mendatang. Untuk itu ia terus mengimbau seluruh pimpinan OPD untuk mengarahkan operator untuk meng-update data setuap hari. “Jadi progres sudah bisa lebih dari 83 persen. Karena ada juga distrik yang belum isi. Karena kita lihat realisasi anggaran ada berarti ada tapi tidak isi datanya di Simonev,” terang Yohana.(ryu)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…