Ketua Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Timika, Pendeta (Pdt) Nining Lebang, dalam kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf mewakili keluarga besar Kalam Kudus kepada keluarga Enius Murib dan Since Lokbere atas perlakuan rasis dan bullying tersebut.
“Dan secara khusus kami juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Nduga yang ada di Tanah Papua,” tuturnya.
Kabid SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Manto Ginting juga ikut menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas tercapainya perdamaian di antara kedua belah pihak.
Sementara itu, dari proses perdamaian itu ada sejumlah kesepakatan yang dicapai oleh para pihak. Selain itu, pihak korban memilih untuk pindah dari sekolah Kalam Kudus, begitu juga pihak pelaku yang turut mengambil keputusan yang sama. Sedangkan, sang wali kelas pada hari terjadinya perdamaian itu telah keluar dari sekolah. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Ketua III DPRP Berthus Asso mengakui jika DPRP Papua Pegunungan telah didatangi oleh Dinas…
Haidi Silvanaranti mengungkapkan, sejumlah komoditi yang stoknya mulai menipis tersebut diantaranya kentang, wortel, tomat. Kemudian…
Diresnarkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan…
“Mengenai Persipura Store, dalam waktu dekat mungkin sekitar satu bulan dari sekarang kami akan meluncurkan…
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona membenarkan bahwa saat ditemukan, korban berada dalam posisi…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, pelaksanaan Festival Danau Sentani yang merupakan agenda rutin daerah. Ia…