Categories: MIMIKA

Tunggu BPN Terbitkan Sertifikat Tanah Pelabuhan Pomako

TIMIKA – Untuk mengesahkan kepemilikan tanah di Pelabuhan Pomako, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika telah mendaftar ke BPN untuk mendapatkan sertifikat. Sebab status lahan Pelabuhan Pomako selama 20 tahun tanpa sertifikat dan hanya pembebasan dari pemilik ulayat. Status yang belum legal ini membuat beberapa pihak turut mengklaim hingga menghambat pembangunan pelabuhan.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Mimika, Yunus Linggi yang ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (19/7) mengatakan, Pemkab Mimika didampingi Kejaksaan Negeri Mimika telah mendaftarkan sertifikasi tanah pelabuhan seluas 87 hektar ke BPN pada 22 Juni 2022 lalu.

Dalam prosesnya kata Yunus, Pemkab Mimika telah memenuhi persyaratan administrasi yang diminta oleh BPN. Karena luasnya di atas 5 hektar maka kewenangan untuk proses sertifikasi ditangani oleh Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua yang berkedudukan di Jayapura. “Kita melalui tahapan, daftarkan di BPN Mimika, sudah dikirim ke Jayapura. Tinggal endingnya ini di Jayapura,” ujarnya.

Yunus mengungkapkan, Pemkab Mimika melakukan pembebasan lahan pada Oktober 2000 seluas 500 hektar. Pemkab bahkan sudah mengeluarkan anggaran total Rp6.775.130.000 untuk pembebasan lahan kepada masyarakat Hiripau sejak Tahun 2000 hingga 2008.

Meski lahan yang sudah dibebaskan seluas 500 hektar namun yang disertifikasi kali ini baru 87 hektar untuk kebutuhan pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Pomako. Pasalnya Kementerian Perhubungan sudah beberapa kali mengalokasikan anggaran namun dikembalikan lantaran lahan yang belum bersertifikat. “Kemenhub butuh sertifikat untuk bisa mengeluarkan anggaran untuk pembangunan,” terang Yunus Linggi.(ryu/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

23 hours ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

23 hours ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

24 hours ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

1 day ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

1 day ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

1 day ago