Priska melanjutkan, untuk anggaran yang bersumber dari dana DAK BKKBN hanya dipakai untuk kegiatan-kegiatan berskala kecil seperti sosialisasi di tingkat kampung dan kelurahan hingga kegiatan-kegiatan pendampingan dan praktek memasak makanan sehat pada program Dapur Sehat Atasi Stunting.
Sedangkan, dana dari Otsus dipakai untuk kegiatan-kegiatan penanganan stunting berskala besar seperti penyaluran bantuan makanan tambahan dan lain-lain kepada masyarakat di daerah yang menjadi lokus stunting. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…