

Masyarakat tengah mengantri di salah satu stand distributor untuk membeli kebutuhan pokok di Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di pelataran Graha Eme Neme yauware, Kamis(16/10/2025). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-80 tahun, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika menggelar Gerakan Pangan Murah, di pelataran graha Eme Neme Yauware, Kamis (16/10).
Gerakan Pangan Murah ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob. Pantauan media ini, sejak pukul 08.30 WIT masyarakat sudah mulai berdatangan dan memadati setiap stan-stan distributor meski kegiatan secara resmi belum dibuka untuk umum. Mereka datang dari berbagai kalangan untuk berburu bahan makana pokok dengan harga terjangkau.
Di tengah panjangnya antrian, sorang pengunjung, Rosmuliati, mengaku cukup terbantu dengan adanya kegiatan GPM ini. Menurutnya, masyarakat cukup terbantu dengan adanya GPM karena harga bahan makanan yang lebih terjangkau di bawah harga pasar.
“Jadi untuk kami ibu-ibu rumah tangga itu sangat membant, terutama dari sisi ekonomi, jadi sangat terbantu lah,” tutur Rosmuliati.
Rosmuliati mengaku telah datang ke lokasi sekitar pukul 08.30 WIT bersama suaminya.
“Kalau saya dengan bapak sudah dari setengah 9 tadi, karena kan di situ di jadwalnya jam 9,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar simbolis untuk memperingati hari pangan sedunia.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…