Categories: MIMIKA

Bupati Mimika Minta Semua Pihak Ikut Berkontribusi dalam Smart City

MIMIKA – Pemkab Mimika melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, kembali mengadakan rapat Dewan Smart City untuk mengevaluasi implementasi posisi Kabupaten Mimika yang dinobatkan sebagai kota cerdas.

Rapat evaluasi ini dilaksnakan di ballroom Hotel Horison Ultima Timika pada Rabu, 13 Agustus 2025 yang dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Emanuel kemong serta seluruh OPD terkati yang terlibat dalam Dewan Smart City (Kota Cerdas).

Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan, Mimika merupakan kabupaten pertama yang masuk dalam kabupaten/kota cerdas dari wilayah indonesia timur pada tahun 2017. Adapun rapat evaluasi yang dilaksanakan setiap tiga bulan ini bertujuan untuk memantau sejauh mana target yang telah dicapai sepanjang pelaksanaan program Kota Cerdas.

“Jadi yang kita lakukan ini yang pertama itu evaluasi SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik), ini yang kita lakukan pertama, kita sudah dengar bahwa nilai kita masih di bawah tetapi kita tetap berusaha untuk kita tingkatka lebih tinggi,” kata Johannes saat ditemui awak media usai rapat evaluasi, Rabu sore.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pelaku Dijerat  Pasal 111,  Barang Bukti Ganja Dimusnahkan

   Barang bukti ganja yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan personel Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota…

41 minutes ago

Izin Pembangunan SPBU di Papua Harusnya Dipermudah

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua berharap pemerintah daerah terus mempermudah…

2 hours ago

Pemkot Siapkan Usulan Bantuan Rumah ke Kementerian

   Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…

4 hours ago

Tekankan Pengabdian dan Loyalitas kepada Institusi

Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…

5 hours ago

KKSS Keerom Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Nelayan

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban, yakni berupa beras, mi instan,…

6 hours ago

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

7 hours ago