Budi melanjutkan, 8 fokus area yang menjadi perhatian KPK yaitu yang pertama, Perencanaan dengan skor 84 poin.
Kedua, sektor penganggaran meraih skor 43 poin. Yang ketiga pengadaan barang dan jasa 42 poin, keempat pelayanan publik 57 poin, kelima pengawasan aparat atau pengwasan internal atau APIP 42 poin.
Keenam manajemen 41 poin, ketujuh pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) 45 poin dan kedelapan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 85 poin.
Budi mengungkapkan bahwa tiga sektor dengan nilai teredah di Mimika adalah manajemen ASN, pengadaan barang dan jasa serta penganggaran. Ia mengungkapkam, rendahnya skor di tiga sektor ini menjadi catatan serius bagi Pj Bupati Yonathan Tangdilintin di masa jabatannya di sisa waktu yang ada.
Ini akan menjadi untuk basis perbaikan dalam konteks pencegahan korupsi sehingga pengelolaan anggaran menjadi lebih optimal dan memberikan dampak nyata dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Mimika. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 ini, Satreskrim Polres Biak Numfor mencatat telah menerima sebanyak…
Meski anomali cuaca di Papua masih terbilang positif, namun BMKG tetap menghimbau kepada masyarakat untuk…
Jika ada keperluan mendesak oleh setiap OPD ataupun para bendahara, wajib disampaikan pimpinan dalam hal…
Menurutnya, penarikan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari…
Iptu Hempy menyampaikan, proses tahap I yakni pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan ini berlangsung pada…
Disperindag Papua mencatat, Minyakita yang seharusnya dijual sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter, di lapangan…